Minggu, 24 April 2016

DASAR-DASAR MOTIVASI BEKERJA PARA DOSEN MUDA DEPARTEMEN MANAJEMEN FEM IPB



DASAR-DASAR MOTIVASI BEKERJA PARA DOSEN MUDA DEPARTEMEN MANAJEMEN FEM IPB



Disusun Oleh :
Arini Dwi Fikri Hanim                H24140001




Dosen Pembimbing :
Drs. Edward H. Siregar, SE. MM



DEPARTEMEN MANAJEMEN
FAKULTAS EKONOMI DAN MANAJEMEN
INSTITUT PERTANIAN BOGOR
2016



RESPONDEN 1

Nama Responden   : Anindita Sayekti
Unit Kerja               : Depertemen Manajemen FEM IPB
Posisi                        : Dosen Bagian SDM
Lama Bekerja         : 2 tahun

1.    Dikripsi Pekerjaan
Saat ini, Bu Anindita mengajar mahasiswa departemen Manajemen terkait mata kuliah bagian sumber daya manusia seperti manajemen sumber daya manusia, manajemen kinerja dan sebagainya.
2.    Alasan Bekerja di IPB
a.       Kesesuaian kualifikasi
b.      Kesesuaian passion
c.       Kesesuaian kompetensi
d.      Ingin bekerja di dunia pendidikan
e.       Ada keinginan untuk berkembang jika menjadi bagian dengan IPB
3.    Semangat Kerja Saat Ini
Bu Anindita selalu bersemangat dalam bekerja saat ini karena ia selalu menganggap bahwa bekerja merupakan suatu amanah dan tanggung jawab.
4.    Hal Yang Memotivasi untuk Bekerja Lebih Baik
Bu Anindita menganggap bahwa bekerja merupakan amanah. Amanah merupakan sesuatu yang harus dikerjakan dan dipertanggungkjawabkan. Selain itu, ia juga menggap bahwa proses bekerja merupakan cara untuk mengembangkan diri  (continuous improavment and self improfment) dan kapasitas diri.
5.    Penyebab Turunnya Motivasi
Menurut Bu Anindita, motivasi dapat turun disebabkan oleh :
a.       Faktor lingkungan, seperti kejenuhan
b.      Faktor internal,
c.       Faktor eksternal, seperti kurang adanya coaching atau arahan yang baik dari atasan atau pimpinan.
6.    Upaya IPB Meningkatkan Motivasi dan Kinerja Karyawan
Upaya IPB meningkatkan motivasi dan kinerja karyawan yaitu dengan  pelatihan seperti pelatihan penulisan proposal riset dan pelatihan english. Hal tersebut cukup memberi efek yang signifikan terhadap kinerja karyawan.
7.    Pengaruh Insentif sebagai Faktor Motivasi Bekerja
Bu Anindita menganggap bahwa insentif  merupakan suatu tambahan atau bonus. Pemberian insentif tidak menjamin peningkatan produktifitas. Insentif tidak selalu finansial tetapi juga bisa dalam bentuk lain seperti kesempatan mengikuti seminar di luar IPB. Hal tersebut lebih meningkatkan motivasi kerja karyawan.

RESPONDEN 2

Nama Responden   : Rindang Matoati
Usia                          : 35 tahun
Unit Kerja               : Departemen Manajemen FEM IPB
Posisi                        : Dosen Manajemen Keuangan dan Komisi HUMAS
Lama Bekerja         : 2 tahun
1.    Dikripsi Pekerjaan
Saat ini, Bu Rindang mengajar mahasiswa departemen Manajemen terkait mata kuliah bagian keuangan seperti manajemen keuangan, akuntansi keuangan dan sebagainya. Selain itu, Bu Rindang juga menjabat sebagai komisi Humas di Departemen Manajemen FEM IPB.
2.    Alasan Bekerja di IPB
a.       Keinginan menjadi pengajar
b.      Adanya lowongan CPNS pada saat itu
c.       Sesuai dengan karir pendidikan
d.      Sesuai dengan passion
3.    Semangat Kerja Saat Ini
Bu Rindang selalu semangat bekerja sebagai dosen mata kuliah keuangan. Hal ini dikarenakan mata kuliah keuangan merupakan passionnya dan memberikan kesenangan tersendiri. Selain itu, Bu rindang juga merasa sangat semangat apabila mengajar mahasiswa. Menurutnya, mahasiswa memberikan rasa nyaman dan rileks ketika mengajar.
4.    Hal Yang Memotivasi untuk Bekerja Lebih Baik
Menurut bu Rindang, mengajar di IPB itu lebih diutamakan praktek sehingga terus ia merasa terus menambah ilmu baru. Ia merasa lebih semangat karena terus berkembang ketika mengajar di IPB.
5.    Penyebab Turunnya Motivasi
Adanya faktor-faktor luar yang berasal dari IPB menghambat pengembangan karir sehingga hal tersebut menyebabkan penurunan motivasi. Hal yang seharusnya dapat dicapai saat ini menjadi tertunda karena adanya penyebab dari IPB sendiri.
6.    Upaya IPB Meningkatkan Motivasi dan Kinerja Karyawan
IPB mengadakan pelatihan kepada dosen muda tetapi masih baru diadakan satu kali. Selain itu, juga terdapat forum dosen muda. Forum ini sering mengadakan sharing terkait masalah kampus IPB. Selain itu juga terdapat acara sharing dengan dosen pada hari rabu terkait masalah kampus, pekerjaan dan praktek bahasa inggris.
7.    Pengaruh Insentif sebagai Faktor Motivasi Bekerja
Insentif bukan merupakan faktor motivasi kerja karena ia sudah sudah bersumpah untuk menjadi dosen dan menerima segala konsekuensi. Bu Rindang sudah merasa senang menjadi dosen karena cita-citanya sejak lama.

Kamis, 21 April 2016

JURUS JITU MEMPERINGATI HARI BUMI ALA SOBAT BUMI



Hai Sobat Bumi!. Apa kabar kamu Hari ini? Apakah kalian tahu tentang tanggal 22 April 2016? Yap benar! Itu adalah Hari Bumi. Setelah ini Aku akan mengulas seputar pemahaman tentang Bumi,  Hari Bumi dan Kebun Raya Bogor. Penasaran kan, apa kaitannya? Yuk baca yuk..



Sudah kenalkah anda dengan Bumi?
Bumi adalah sahabat yang paling dekat dengan kita tapi keberadaannya sering diacuhkan dan dilupakan. Sobat kita ini umurnya lebih dari  4,54 miliar tahun. Sudah tua bukan? Yap Bumi sudah tua jadi sudah seharusnya kira merawat dan menjaganya J.
Secara tidak sadar kita sering menyakiti Bumi. Hampir seluruh aktivitas kita menghasilkan emisi yang membuat Bumi sesak dan kesakitan, seperti polusi udara, emisi gas rumah kaca, pengeboran, dan sebagainya. Segala aktivitas tersebut akhirnya berdampak pada kita sendiri seperti suhu Bumi yang semakin panas, naiknya permukaan air laut, dan punahnya satwa-satwa.


Apakah Hari Bumi Itu?
Apakah Hari Bumi adalah Hari ulang tahun Bumi? Mungkin. Hari Bumi merupakan Hari pengamatan tentang Bumi yang diperingati secara internasional setiap tahunnya pada tanggal 22 April. Hari Bumi ini bertujuan untuk meningkatkan apresiasi dan kesadaran manusia terhadap planet yang ditinggali oleh manusia saat ini yaitu Bumi.
Sayang sekali Hari Bumi nampaknya belum diperingati secara luas dan umum. Di Indonesia, Hari Bumi kebanyakan hanya diperingati oleh aktivis-aktivis atau organisasi-organisasi yang berbasis lingkungan. Perlu adanya publikasi besar-besaran mengenai Hari Bumi agar masyarakat luas semakin tahun tentang keadaan dan kondisi Bumi saat ini sehingga meningkatkan kesadaran mereka untuk lebih merawat Bumi. 

Bagaimana Cara Memperingati Hari Bumi?
Banyak cara untuk memperingati Hari Bumi. Salah satu cara yang asyik dan menyenangkan dalam memperingati Hari Bumi adalah mengunjungi Kebun Raya. Kenapa? Karena dengan mengunjungi kebun raya berarti kita telah berperan aktif dalam pelestarian Bumi. Semakin banyak pengunjung hutan maka pengadaan tempat rekreasi seperti kebun raya akan semakin digiatkan. Kebun raya akan semakin luas dan terawat dengan baik. Daripada rekreasi ke mall yang tidak memiliki dampak positif Bumi, mending ke kebun raya lebih asri, rindang dan nyaman. Salah satu kebun raya yang sudah berdiri sejak lama dan menjadi ikon indonesia adalah Kebun Raya bogor.


Apa sih yang kamu ketahui tentang Kebun Raya Bogor?
Kebun Raya Bogor adalah sebuah kebun botani besar yang terletak di jantung Kota Bogor, Indonesia. Kebun ini juga merupakan kebun raya yang paling lebat di Indonesia. Luas KRB  mencapai 87 hektar dan memiliki 15.000 jenis koleksi pohon dan tumbuhan. WAW!! Gak salah kalo turis-turis mancanegara kesini ya.
Banyak sekali manfaatnya jika kita berkunjung ke KRB. Pertama, kita dapat menikmati suasana asri, sejuk dan rindang. Suasana seperti ini yang sangat jarang ditemui di kota. Pengunjung dapat menghilangkan stress setelah lelah bekerja. Tempat ini cocok sekali menjadi tempat rekreasi dan liburan bagi keluarga, sahabat, maupun rekan kerja. Kedua, dengan mengunjungi KRB, kita juga dapat sekalian belajar mengenai ilmu flora dan fauna. Sebagian besar pohon-pohon telah diberi informasi sehingga kita dapat langsung mengetahui informasi atau identitas pohon. Disana juga terdapat museum yang menyediakan berbagai macam awetan satwa. Kita dapat mengetahui bentuk dan rupa satwa-satwa yang punah dan terancam punah. Ketiga, tiket masuk KRB sangat terjangkau. Setiap satu wisatawan di beri tarif Rp. 15000. Keempat, lokasi sangat mudah dijangkau. KRB terletak di Jalan Ir. Haji Juanda No.13, Indonesia. lokasi tersebut berada di tengah kota bogor. Banyak sekali angkutan umum yang melewati KRB. Angkot yang dipergunakan untuk menuju Kebun Raya Bogor yaitu 02 dan 03 Merah. Pintu yang dicapai adalah Pintu 3 di depan Pangrango Plaza dan Pintu 4 di depan Kampus IPB di Jalan Pajajaran. Nah.. pintu-pintu itu langsung masuk KRB. Kelima, meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya pohon di Bumi. Dengan melihat banyaknya pohon di KRB, maka masyarakat diharapkan semakin sadar akan pentingnya tumbuhan bagi keberlangsungan Bumi. Pohon-pohon tidak dapat tumbuh dengan sendiri. Mereka butuh campur tangan manusia untuk hidup dan terawat khususnya di daerah perkotaan. Keenam, dengan membayar tiket masuk KRB berarti kita telah ikut serta dalam pelestarian dan perawatan pohon-pohon di Bumi khususnya di KRB J


Website Terkait :krbogor.lipi.go.id

Sumber Foto :